BINTANG ada, BINTANG hadir, BINTANG mendengarkan

Monday, August 22, 2016

LOMBOK DENGAN PESONANYA Part 2

Lanjut dari cerita sebelumnya "LOMBOK DENGAN PESONANYA Part 1"

Macam lagunya “Raisa-Kedua Kali” lagi lagi dan lagi mata saya terbelalak dengan keindahan Air Terjun depan mata untuk kedua kalinya. Tiu Kelep, air terjun yang tingginya lebih tinggi dari Sendang Gile, sekitar 45 meter dari dasar sungai dan bertingkat-tingkat. Terjunan airnya cukup deras dan besar dengan kolam yang terbentuk dibawahnya. Tak pikir panjang byuuuurrrr... merasakan kesejukan air dari ujung kaki sampai ubun-ubun dengan kejernihan air yang menembus sampai kedasar. Aaakkkk Indonesia indah sekali, tempat ini seperti potongan surga yang jatuh ke bumi. Tapi saran saya jika kalian tidak terlalu pandai berenang jangan main sampai ke tengah cukup di pinggir saja. Karena saya dan 3 orang teman lainnya sempat terseret hampir ke tengah terbawa oleh derasnya air, untung saja ada wisatawan asing yang membantu kami kembali ke pinggir sungai. Asli panik bin deg-degan.

Ini penampakan air terjun Tiu Kelep *lihat air terjunnya bukan 2 teteh dibelakang*
Sebelum meninggalkan desa Senaru kami bersantap dulu di Pondok Senaru (tempat makan yang berada di pintu masuk menuju Air Terjun) sembari menikmati suguhan pemandangan hutan lindung yang lebat, serta tebing-tebing yang mengelillingi lokasi Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep. Selain itu, dari kejauhan juga sudah tampak puncak Rinjani. Itu puncak yang akan saya capai. Puncak yang akan memberikan lelah, menambah cerita, dan melengkapi kebahagiaan saya di Lombok.

P.E.T.J.A.H
  Perjalanan berakhir?? Tentunya TIDAK. Selepas bersantap dan berganti baju kering kami melanjutkan perjalanan menuju Teluk Nara. Tau kami akan kemana??? Yap benar Gili Trawangaaaaaaan, salah satu tempat hitz di Lombok yang sering di share orang-orang di instagram. Ada 2 pilihan kapal untuk penyebrangan ke Gili Trawangan, ada kapal cepat dan lambat. Yang cepat hanya butuh 15 menit menggunakan speedboat, sedangkan yang lambat butuh waktu 45 menit. Harganyapun jauh berbeda *enak aja mau cepet tapi murah, ada harga ada kenyamanan*. Dan kami memilih yang cepat. Indahnya matahari terbenam menemani penyebrangan menuju Gili Trawangan. Terombang ambing diatas laut selama 15 menit menambah rasa bahagia saya untuk segera menikmati malam di Gili.

Welcome to Gili Trawangan
 Kali ini bukan hanya macam Miley Cyrus, Demi Lovato, dan Adam Levine yang saya temui tapi ada yang macam Michael Scofield, Jason Mraz, Zayn Malik dan Norah Jones. Villa Ombak jadi tempat penginapan kami selama berada di Gili Trawangan. Selepas sholat magrib, dan rebahan bentar rasanya tak mau berlama-lama menghabiskan waktu di kamar kami pun bersiap untuk menikmati malam di Gili. Kali ini saya berdoa semoga cerah, berbeda dengan malam-malam minggu kalau lagi gak kemana-mana berdoa semoga hujan buahahahhaaa *kalo yang ini becanda, saya gak sejahat dan semiris itu*. Dekorasi seisi pulau penuh dengan warna Merah Putih menambah rasa bahagia saya, kebetulan saat itu adalah bulan Agustus.
Alunan musik country, suara desir ombak, semilir angin pantai yang hangat, hidangan makanan laut, dan teman-teman yang koplaknya parah benar-benar menjadikan malam di Gili semakin sempurna.  Sempat berjalan-jalan sebentar, cegrak cegrek, tengak tengok bule, dan kami memutuskan untuk kembali ke penginapan karena esok hari kami akan penuh dengan kegiatan menguras energi dengan bermain basah-basahan.
Makan malam bernuansa merah putih
Sunday morning, cuaca lagi bersahabat banget. Air laut layaknya cermin saking jernihnya, terlihat ikan-ikan dan terumbu karang dari atas kapal, bahkan sempat ngeliat orang lagi diving. Udah ah gak tahan saya byurrrrrr iyyaak asin air laut nyungsep ke tenggorokan. Subhanallah indahnya. Pemandangan bawah laut di Gili benar-benar memanjakan mata saya. Saat berkunjung ke Gili Trawangan ada 2 gili lainnya yang wajib dikunjungi yaitu Gili Air dan Gili Meno, rugi kalau gak. Bawah laut juga punya kehidupan sama halnya manusia. mereka hidup dan bernafas, mereka juga makhluk Tuhan yang perlu kita jaga dengan cara tidak menyentuh terumbu karang atau mengusik tempat tinggal ikan2. Apalagi sampai meninggalkan sampah dilaut plisss JANGAAAAN. Kalau kita senang dengan tempat bersih begitupun dengan mereka.

Kecantikan bawah lautnya jangan dibandingkan sama Egha, kalah cantik lah
Nuansa Merah Putih di Gili Trawangan
Karena hari ini temanya memang Basah-Basahan selepas bermain di 3 gili kami kembali ke daratan untuk mengisi perut yang sudah keroncongan kemudian sorenya bersepeda ria ke Ombak Sunset (salah satu spot hits di Gili Trawangan). Beneran deh di spot di ombak sunset ini tuh hmm.... romantis. Oiya untuk mencapai spot ini kami menyewa sepeda 15 apa 20rban ya, lupa, karena jaraknya memang lumayan jauh dari penginapan kami. Lagi-lagi lombok menyuguhkan pesonanya. Tak perlu photografer handal atau kamera belasan juta untuk bisa menanghasilkan gambar super kece karena spot yang memang sangat menawan.

Sumpah ini bukan foto dari Google, ini asli dari hapenya Mpik
Gimana kece kan spotnya. Boong kalo gak
Perlahan menyaksikan matahari mulai meninggalkan singgasananya kembali ke peraduannya, membuat saya mengucapkan “subhanallah, subhanallah, subhanallah”. Indah sekali ya Allah. Kau mengijinkan saya menyaksikan salah satu hasil karya terbaikMu. Bertambah rasa syukurku padaMu ya Allah. “Kalau bisa next trip saya request yang macam begini ya Allah” doa saya dalam hati (doa yang ngelunjak) hahaha. Pulangnya kami memutuskan untuk bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan dan alhasil butuh waktu 2 jam untuk bisa sampai ke penginapan. Sepedaan 2 jam, berasa betis kedat kedut *balsem mana balsem*.

Apakah perjalanan sudah berakhir?? Lagi lagi saya harus bilang TIDAAAKKK *senyum sinis*. Kami kembali menyebrangi lautan dengan speedboat dan sampai di Teluk Nara, Pak Alexandro sudah menunggu masih dengan stylenya saat pertama kali bertemu, baju kemeja panjang rapi, sepatu kinclong, dan rambut klimis. Kali ini bukan hanya mengantar kami ke tempat wisata namun beliau juga mengantar kami untuk menyicipi makanan khas lombok namanya Nasi Balap Puyung. Berbeda dengan teman-teman saya yang lain, saya tak sedikit pun menikmatinya pedessss. Tapi bagi kalian yang suka sambel boleh nyoba nih, katanya sih mantap.

Mungkin neneknya terinspirasi dari foto Nyonya Menir
Lombok tak hanya terkenal dengan pesona alamnya namun keindahan budayanya pun masih terjaga. Kami mengunjungi desa Sade Lombok untuk melihat langsung proses menenun dan bahkan bisa langsung mencoba menenun kain. Uniknya didesa ini perempuan yang akan menikah sangat diwajibkan untuk bisa menenun. Makanya keahlian menenun sudah sangat lazim. Kami juga mencoba baju khas dan berfoto. Saya memang selalu tertarik untuk mengenakan pakaian adat yang ada di indonesia. 

Kan udah mau nikah jadi harus bisa menenun *terselip doa dalam candaan*
Kita juga bisa nyobain baju khas desa Sade Lombok beserta kain tenunnya
Rasanya tak habis tempat wisata yang ada di Lombok ini, kembali saya dan 4 teman lainnya menuju wisata alam lainnya yaitu Tanjung Aan. Pindah dari keindahan yang satu ke keindahan yang lainnya. Mungkin itulah kalimat yang mewakili perasaan saya selama 5 hari berada di lombok ditambah besok saya akan ke melanjutkan perjalani Rinjani menikmati keindahan lain yang dimiliki Lombok. Asli ini namanya bahagia gak ada habisnya. Karena itu adalah hari terakhir di Lombok (tidak untuk saya dan mpik) maka sepulang dari Tanjung Aan kami meyempatkan untuk membeli ole2.

Tanjung Aan
Sssssssssstttt jangan berisik lagi semedi
Dan tibalah hari dimana kami harus terpisah menjadi 2 rombongan. Ade, Melfi, dan Imada mengakhiri liburan mereka sedangkan saya dan Mpik yang rasanya seperti terlahir kembali, seolah baru memulai liburan. Salam perpisahan dan beberapa nasehat dari teman-teman saya sebelum berpisah. “Mpik, are you ready??????” kata saya ke Fikri layaknya para pejuang yang akan berjuang ke medan perang *ending yang lebay*
Suasana sekitar Holiday Resort Lombok
Sayonaraaaa~~~~~
To Be Continued "RINJANI MY FIRST 7 SUMMIT"

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

About Me

My Photo
Megawati Sriayu Lestari
View my complete profile
pengen kurus tapi doyan makan
pengen putih tapi hobi travelling
But I call this challenge :)))))

Followers

Instagram

EGHA_LESTARI

Popular Posts