BINTANG ada, BINTANG hadir, BINTANG mendengarkan

Saturday, August 13, 2016

MERBABU MERINDU Part 1

Merbabu, gunung yang sudah tak asing bagi setiap pendaki masa kini dan masa lalu. Selain viewnya yang super indah, track yang cocok untuk pendaki hore macam saya ini (pemikiran ini muncul sebelum sampai dipuncak loh, INGAT!! SEBELUM SAMPAI DIPUNCAK)

Perjalanan kami memang tak pernah lepas dari drama (bukan drama korea apalagi drama kolosal ya) berawal dari Hafizh salah satu teman 1 rombongan yang hanya memberi kabar abu-abu mengenai keberangkatannya dari Aceh malam sebelum keberangkatan kami. “Ni anak ketinggalan pesawat apa gimana ya, jadi berangkat apa gimana ya” kata saya dalam hati. Tapi pikiran positif tetap saya munculkan dalam pikiran. Sambil membayangkan kami semua sudah berdiri tegak dipuncak dengan senyum sumringah. Seperti kalimat andalan saya FAKE IT UNTIL YOU MAKE IT, berpura-puralah hingga semua itu terjadi. Berpura-pura kalau kami sudah ada dipuncak sampai semua itu terjadi. Emang manusia doank yang bisa ditipu, alam bawah sadar juga kaleee.

Dramapun berlalu dan singkat cerita kami semua akhirnya sampai di Semarang, kami terpisah jadi 2 rombongan saya dan 13 teman lainnya naik kereta Jakarta-Semarang dan 2 rombongan lainnya Rahman dan Hafizh dengan elitnya naik pesawat hahahaa ^_V pissss (naik pesawat ini juga bagian dari drama, gak usah dijelasinlah yak). Oiya Rahman, teman ngetrip yang sering jadi leader tiap kita ngetrip yang ngurusin semua keperluan anggota team. Apa aja bisa diurusin sama dia kecuali hati hahaha #becanda

Pagi2 buta + perjalanan panjang = L(b)aper, kami memutuskan untuk santap pagi dulu hasil rekomdasi dari bapak sopir namanya Pak Slamet (CP: 081393026479) yang akan mengantar kami dari Semarang ke Selo. Pilihannya jatuh ke Soto Rumput,,,weew rumput. Tenang rasanya gak seaneh namanya kok. Yang saya tau ini enak banget, seger banget (karena bagi saya didunia ini makanan itu hanya ada 2 enak dan enak banget haha). Kampung tengah sudah terisi, hati senang, dan mata pun mengantuk. Lumayan perjalan menuju selo bisa untuk mengistirahatkan mata sejenak apalagi buat saya yang bisa tidur dimanapun dan kapanpun sebut saja PELOR (nemPEL moloR).

Bangun bangun udah nyampe basecamp.....

Jalur Selo ini kami pilih karena ya itu tadi merupakan jalur yang paling hore dari jalur yang lain. Ini juga hasil wawancara saya dengan teman yang sudah terbilang suhu. Saya yang sudah 2x gagal kesini dan akhirnya bisa kesini, tau donk ya gimana excitednya (berasa pengen joget AFI depan basecamp) *Egha plis ya tahan itu memalukan*
View dari basecamp saja sudah bisa memanjakan mata
Sesampai di basecamp milik Pak Nardi (CP: 081393121405) sudah terasa udara sejuk sangat berbeda dengan jakarta. Tempat ini sangat saya rekomendasikan, selain bapaknya yang ramah rumahnya pun lumayan luas untuk kami melakukan packing beberapa barang, ngecash hp, dan menggunakan kamar mandi terakhir sebelum pendakian (ingat ini Merbabu bukan Papandayan yang udah ada toilet di tempat campnya).
Tadaaaaaaa - inilah hasil packingan kami
Barang sudah di packing, beberapa teman sudah berganti kostum, sunblock buat cewe2 dan cowo2 beberapa aja sih hahahaha, niat, tekad, dan hati sudah siap semuanya dan terakhir doa bersama semoga kami semua diberi kekuatan, kesehatan, dan keselamatan. Dimanapun dan kapanpun jangan pernah remehkan doa ya teman-teman.
Sebagian wefie sebagian lagi ngecilok (itu yang pada duduk dipojokan)
Mau foto rapi tapi malah rusuuuuuhhhh
Terlihat bagaimana cerianya mereka saat memulai pendakian
30 menit hingga 1 jam perjalanan belum nampak pemandangan yang membuat mata melotot, masih ditemani pohon-pohon yang menjulang di kiri kanan kami. Setelah 2 jam perjalanan barulah saya mulai tercengang dengan pemandangan yang tidak setiap hari bisa saya saksikan. Tampak dari kejauhan Gunung Merapi yang berdiri dengan gagahnya dibalik awan seakan menyapa kedatangan kami. Secara otomatis merogoh hape, kamera, segala alat potret untuk mengabadikan keindahan ini.
Gunung Merapi dari kejauhan yang dengan malu-malu tapi tetap menyapa kami
Okee, diatas sana pasti akan ada keindahan yang lebih menanti. Dan tentu saja ketinggian tidak pernah mengecewakan. Banyak spot yang membuat kami, saya pribadi takjub. Cakep? iya, Lelah? tentunya, Berat? Jangan ditanya, tapi tiap menoleh kebelakang *SPEECHLESS*
Gak tau ekspresi mereka memang seperti ini atau karena belum siap di foto
  
Lanjut ke "MERBABU MERINDU Part 2"
 

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

About Me

My Photo
Megawati Sriayu Lestari
View my complete profile
pengen kurus tapi doyan makan
pengen putih tapi hobi travelling
But I call this challenge :)))))

Followers

Instagram

EGHA_LESTARI

Popular Posts