BINTANG ada, BINTANG hadir, BINTANG mendengarkan

Wednesday, September 13, 2017

PELARUGA - GREEN CANYON VERSI SUMATERA UTARA

Wisata alam Medan memang tak melulu hanya Danau Toba. Masih banyak wisata alam lain yang dapat memberikan sensasi menyenangkan selain Danau Toba. Salah satunya adalah wisata alam Pelaruga. Terletak di Desa Galuh Kecamatan Sungai Bingai, Langkat, Sumatera Utara, wisata alam ini bisa jadi alternatif mengisi weekend kalian. Cukup dengan menempuh perjalanan dengan jarak 60 km atau sekitar 1,5 jam dari kota Medan, kalian sudah bisa sampai ke wisata Pelaruga.

Pelaruga adalah singkatan dari Pemandu Alam Rumah Galuh. Ada banyak objek wisata yang ditawarkan di kawasan ini, diantaranya berenang di Kolam Abadi, Body Rafting di Sungai Bertu, Air Terjun Teroh-Teroh, Air Terjun Tongkat, minum Air Nira langsung di Kebun Aren, bermain flying fox membelah hutan, dan mengunjungi bunga bangkai.

Wisata alam ini memang belum terlalu terkenal, terlihat dari jumlah pengunjung yang belum menjamur, akses menuju objek wisata juga masih sangat alami, dan belum ada pedagang yang menjual souvenir yang bisa dijadikan ole-ole disekitar tempat wisata. Namun melihat perkembangan jaman, yang dimana traveliing sudah dijadikan sebagai gaya hidup terlebih bagi lakangan muda-mudi maka cepat atau lambat tempat wisata Pelaruga akan masuk dalam jajaran tempat wisata hits “wajib kunjung” di Medan. Cek juga tempat wisata lain selain Danau Toba di Medan (part 1 & part 2)

Memasuki kawasan sekitar Pelaruga, maka kalian akan melihat beberapa rumah warga dengan spanduk yang menawarkan jasa pemandu. Tak ada tips khusus dalam memilih jasa pemandu karena jasa dan harga yang ditawarkan relative sama. Oiya ada informasi penting untuk kalian yang mau berwisata ke Pelaruga. Saat memasuki kawasan ini, jika ada beberapa orang yang menawarkan untuk mengantarkan kalian ke “jasa pemandu”sebaiknya kalian tolak. Karena orang2 seperti itu akan meminta bayaran dari warga yang merupakan “pemandu” yang dimana akan dibebankan kepada pengunjung. Jadi semacam uang preman gitu. Jadi kalau mau aman, langsung datangi rumah warga yang ada spanduknya. Udah “titik”
Ini jasa guide yang kami pilih saat di Pelaruga. Namanya PJ (Paradise Of Jungle)
Air terjun tongkat, kolam abadi, body rafting, dan air terjun teroh-teroh merupakan objek wisata yang jadi jadi pilihan di trip kali ini. Setelah berganti pakaian siap basah, berfoto, mengenakan life vest, dan berdoa kami memulai langkah menuju destinasi pertama yakni Air Terjun Tongkat. Lima belas menit pertama masih tralala trilili, 5 menit berlalu masih bisa nyanyi-nyanyi, 10 menit kemudian nafas udah tak beraturan. Tiga puluh menit sampai 1jam kemudian, off off break break.
15 menit pertama masih nemu trek bonus
5 menit kemudian, trek yang sudah mulai menanjak
Gak tau lah ini udh menit ke berapa. Pokoknya tanjakan turun tanjakan turun
Sepanjang perjalanan banyak pohon karet
Udah Lelah pun, kami belum nyampe di Air Terjun Tongkat
Ternyata trek menuju Air Terjun Tongkat memang tidaklah mudah. Trek yang naik turun, naik lagi turun lagi, sampai akhirnya kami menemukan tangga dengan kemiringan 90 derajat. Ya 90 derajat. Bukan hanya kemiringannya yang membuat kami jiper. Tapi kondisi tangga yang sudah tua, terlihat dari bambu yang tampak sudah lapuk, anak tangga satu dengan yang lain hanya direkatkan menggunakan kawat tipis, belum lagi beberapa anak tangga yang sudah miring bahkan ada yang sudah copot, serta tinggi tebing yang harus kami turuni sekitar 10 meter *gemeter gemeter dah*
Sampe akhirnya nemu trek merangsang adrenalin
Di setiap perjalanan adaaa aja yang memacu adrenalin. Kalau di gunung sering kita temui tanjakan yang diberi nama “Tanjakan Setan”nah tangga ini sepertinya cocok menyandang nama “Tangga Setan”. Kretek kretek, suara kayu dan bambu yang saling beradu saat harus menyangga beban kami. Sedikit berani dan nekat sih aksi kami.
Jalur yang masih berfungsi yang kiri. Yang kanan kayunya udah pada lapuk
Setelah tangga tadi masih ada jalur sedikit ekstrim sebelum sampe ke Air Terjun Tongkat
Setelah melewati “Tangga Setan”suara air sudah bisa terdengar. Itu artinya tujuan kami sudah semakin dekat. Dan benar saja, setelah menuruni undakan batu yang lumayan terjal sudah terlihat air terjun dengan batang kayu seolah menjadi penyanggahnya layaknya tongkat yang menahan air terjun. Inilah kenapa air terjun ini disebut Air Terjun Tongkat. Dari cerita si abang guide, kayu tersebut berasal dari atas yang jatuh akibat derasnya aliran air terjun *gak mungkin kan kayunya itu sengaja ditempatin disitu biar bisa dikasi nama Air Terjun Tongkat*
Air Terjun Tongkat
Siapa yang gak pengen nyemplung kalo liat yang beginian
Serunya ya rame-rame
Untungnya lagi sepi jadi bebassss nyemplung. Brasa private trip
Mengingat bahwa kami masih ada destinasi lain selain air terjun tongkat, maka kami menyudahi maen-maen air yang sebenarnya masih belum puas. Untuk ke destinasi selanjutnya tentunya harus kembali melewati “tangga setan” *PR bet dah*. Kembali nanjak, turun, nanjak lagi, turun lagi. Dan akhirnya sampailah kita di jembatan yang tadinya sudah kita lewati. Disinilah body rafting dimulai.

Namun dijalan kembali menuju kolam abadi, kami menyempatkan untuk meminum aren yang langsung diambil dari pohonnya. Aren ini jika dimasak pada waktu dan suhu tertentu akan menjadi gula merah atau gula aren. 
Gambar atas: wadah untuk memasak aren. Gambar bawah: cetakan untuk membentuk gula aren
Warnanya emng sedikit mirip mmmm.. tp rasanya manis alami, seger bo’
Kedalaman air di kolam abadi ini memang terbilang dangkal, arusnya pun masih termasuk kategori aman untuk para pemula. Ditambah adanya ranger yang akan mengawasi selama berkegiatan body rafting, jadi cukup safety tapi tentunya tetap harus berhati-hati dan menjaga keselamatan diri masing-masing ya guys. Saran saya saat body rafting gunakanlah sandal yang bisa dikaitkan ke kaki jadi tidak akan terlepas saat body rafting, jangan sandal jepit, apalagi sandal hotel. Karena pada saat body rafting ada beberapa aliran air yang arusnya cukup deras dan bisa menyebabkan alas kaki terlepas. Belum lagi kedalaman kolam yang dangkal dan dasar kolam yang banyak batu-batu yang cukup tajam jadi jangan sampai tidak menggunakan alas kaki.

Saran lainnya. Gunakan baju dan celana lengan panjang. Lagi-lagi karena kedalaman kolam yang dangkal makanya bersentuhan dengan batu-batu selagi ngambang di kolam abadi jelas tak dapat terhindarkan. Jadi kalau gak mau pulang liburannya pulang membawa luka mending dihindari dengan menggunakan baju dan celana panjang. Seriusan deh, jangan bandel dan jangan sok2an.
Kolam Abadi
Saking jernihnya, dasar kolam jadi jelas terlihat
Selagi menikmati sensasi ngambang di kolam abadi, kalian juga bisa mengasah adrenalin dengan lompat dari batu dengan ketinggian 6 meter. Mungkin bagi para adrenalin junky lompat diketinggian segitu cuman berasa geli-geli lucu tapi bagi para newbie lumayan bikin nahan nafas. Tapi kalau kesini kalian harus nyobain lompat bebas dari batu ini, dibawah air jernih nan segar sudah menunggu untuk suegeeeer tenan. Biasanya para ranger akan memberi tau spot lompatnya kok.
Ini nih spot loncatnya. Cetek sih keliatannya, tapi cobain sendiri deh
Di akhir body rafting sekalian destinasi terakhir kita, Air Terjun Teroh-Teroh.  Air terjun ini merupakan air terjun dari aliran sungai yang ada di kolam abadi. Mungkin karena kami memang sudah kelamaan di air sekujur tubuh sudah kedinginan, jadi kami tidak berlama-lama di air terjun ini. Main-main air bentar, berfoto ala my trip my adventure *gue jg sebenarnya gak tau foto ala mtma tuh kek gmn* dan berakhir pula seluruh destinasi trip kami kali ini.
Air Terjun Teroh-Teroh
We Are Having Fun

Benar-benar gak rugi menghabiskan weekend di tempat ini. Destinasi tempat wisata nambah, pengalaman nambah, dan yang pasti foto-foto instagramble nambah 😊


::Additional Information::
1. Rental Mobil Medan-Binjai Rp. 300.000 (Bensin+Driver)
2. Jasa Guide Rp. 55.000 per orang (guide+life vest+body rafting) CP:085207884777
   Note: 1 guide biasanya maksimal utk 10 orang
3. Tip Guide seikhlasnya
Read More
Powered by Blogger.

About Me

My Photo
Megawati Sriayu Lestari
View my complete profile
pengen kurus tapi doyan makan
pengen putih tapi hobi travelling
But I call this challenge :)))))

Followers

Instagram

EGHA_LESTARI

Popular Posts