BINTANG ada, BINTANG hadir, BINTANG mendengarkan

Sunday, June 10, 2018

PULAU BELITUNG, BUMI LASKAR PELANGI YANG FENOMENAL PART II

Destinasi Pertama di Hari Kedua, Museum Kata Andrea Hirata
#HARI KEDUA

Di hari pertama seharian kami menghabiskan waktu menjajaki beberapa tempat eksotik di wilayah Belitung Barat. Yup, semua pantai-pantai yang saya sebutkan di hari pertama berada di Belitung Barat. Lantas sekolah Muhammdiyah tempat Andrea Hirata dana teman-temannya bersekolah dimana? Itu di Belitung Timur. Jauh gak? Barat ke Timur dengan jarak tempuh sekitar 72KM. Jawabannya pasti jauh.

Jadi saran saya kalau mau eksplore beberapa tempat di Belitung sebaiknya menggunakan mobil. Tapi kalau tetap menggunakan motor monggo, asal tahan pegel linu, encok dikit. 
Selain itu, jalanan di Belitung menurut saya agak berbahaya untuk berkendara dengan motor di malam hari karena ada beberapa jalan yang melewati hutan dan perkebunan sawit jadi sangat minim penerangan. Beberapa kali kami harus rem mendadak karena anjing yang nyebrang gak pakai nengok kiri nengok kanan. Jadi kudu hati-hati.

Memang banyak yang salah persepsi. Laskar Pelangi memang sudah sangat melekat dengan pulau ini. Inget Belitung, Inget Laskar Pelangi, dan Inget Pantai dengan batu-batu granit raksasanya. Tapi sebenarnya Laskar Pelangi itu ada di Belitung Timur, tempat dimana sekolah SD & SMP Muhammadiyah berada, tempat dimana Museum Kata Andrea Hirata berada.

Jadi jika disimpulkan, Belitung Barat menyajikan wisata bahari di pantai-pantai dan pulau-pulau kecil yang menawan. Sedangkan di wilayah Belitung Timur menyajikan wisata dengan konsep budaya, seni dan edukasi. Jadi jelaskan kenapa pulau ini menjadi pulau wajib kunjung minimal sekali dalam seumur hidup.
Belitung Timur Dengan Konsep Wisata Yang Berbeda Dengan Belitung Barat
Homestay - Musem Kata Andrea Hirata. Homestay Lokasinya di Kota Tanjung Pandan
1 jam 20 menit versi gak macet

MUSEM KATA ANDREA HIRATA

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 72KM dengan menggunakan motor akhirnya kami sampai di destinasi pertama, Museum Kata Andrea Hirata.  Museum kata ini adalah private museum milik Andrea Hirata.

Bangunannya terlihat begitu sederhana, bahkan menyatu dengan rumah-rumah yang ada disekitar, tak ada penghalang dari rumah-rumah yang lain bahkan tak ada pagar tinggi sebagai pembatas.
Dari Luar Terlihat Cat Dinding Warna Warni Gembira Macem Soda Gembira
Desain dan warna bangunan dari luar saja sudah sangat menampakkan nilai seni. Seperti keinginan Andrea Hirata yang ingin menjadikan wilayah Belitung Timur semakin berkembang dengan mengemban konsep wisata budaya dan seni

Namun sayangnya kami tidak sempat untuk masuk kedalam karena jam buka museum ini adalah pukul 09.00 dan kami kami sampai disana sebelum jam 9, selain itu cuaca sedang mendung dan kami mengejar untuk destinasi yang lain. Tak apalah, foto-foto dari luar saja sudah happy banget nih hati.
Kedai Kopi di Depan Museum. Tapi Karena Bulan Puasa Jadi Tutup

REPLIKA SD MUHAMMADIYAH GANTONG

Dari Museum Kata Ke Sekolah Laskar Pelangi tidaklah jauh, dalam waktu beberapa menit berkendara kami sudah tiba di Sekolah Laskar Pelangi.
Museum Kata - Replika SD Muhammadiyah Gantung
Siapa sangka sekolah yang sudah jauh dari kata layak ini malah pernah melahirkan seorang pemuda hebat. Nah ini dia sekolah tempat Andrea Hirata menimba ilmu.
Kalau Dulu Sebelum Sekolah Bayar SPP Dulu, Nah Ini Sebelum Masuk Sekolah Bayar Tiket Dulu
Bangunan ini hanyalah replika yang merupakan representasi dari bangunan aselinya , dibangun kembali menyerupai bentuk aselinya untuk keperluan syuting Laskar Pelangi. Kalau bangunan aselinya sendiri sudah ambruk.
Sekolah yang terlihat reyot ini malah menyimpan begitu banyak pesan inspiratif. Ada semangat belajar yang begitu besar serta kobaran kebangkitan yang terus berkumandang di tempat ini.

Tempat ini mengajarkan saya bahwa tak ada keterbatasan untuk menimbal ilmu selama kemauan ada didalam hati, dimanapun dan kapanpun. Karena saat kau memutuskan untuk berhenti belajar saat itu pulau kau sudah dianggap mati.
VANDALISME!!!!
Saya Mohon Dengan Sangat Untuk Tidak Melakukan Hal Seperti Ini. Jadilah Wisatan Cerdas Bukan Perusak

DANAU KAOLIN

Untuk destinasi selanjutnya, sebenarnya kami menargetkan daerah Manggar. Tapi apadaya di pertengahan jalan malah hujan, alhasil kami putar balik dan memutuskan untuk kembali ke Belitung Barat dan menargetkan Danau Kaolin untuk destinasi selanjutnya.
Replika SD Muhammadiyah - Danau Kaolin
Berkat foto-foto yang beredar di Instagram yang menampilkan warna air yang biru cerah, jadilah kami bertekad ke tempat ini. Dan pas sampai, *LOL* under expectation. Gak ada biru-birunya. *apa karena saat itu sedang mendung?*. Trus kok lihatnya cuman bisa dari atas, di foto orang-orang kok beda *apa orang-orang nekat nerobos palang pembatas buat turun ke bawah?*. Bermunculan lah begitu banyak pertanyaan apa, kenapa, dan kok bisa dari kami berdua yang intinya menyisakan rasa penasaran.
Gak Ada Biru-Birunya, Adanya Ijo Ijo Hambar
Mungkin orang-orang pas kesini lagi beruntung dan kami lagi apes jadi gak dapet view cantiknya *positif thinking aja lah guys*

Tapi sejujurnya memang terlihat indah. Sebuah danau dengan warna daratan yang terlihat putih bersih, dengan warna air yang hijau (pada saat saya kesana) dan biru cerah (di foto-foto Instagram) adalah pemandangan yang terbentuk dari bekas pertambangan Kaolin. Jadi daerah ini adalah daerah pertambangan.

Sedikit pengetahuan tentang Kaolin. Kaolin adalah semacam tanah liat berwarna putih yang biasa dijadikan bahan industri salah satunya kosmetik.

Perlu berhati-hati saat mengunjungi danau Kaolin. Karena tekstur Kaolin yang sangat rapuh, lembek, lunak. Jadi salah napak bisa terperosok.
Cukup terperosok oleh masa lalu, terperosok di Danau Kaolin, Jangan!!
Danau Kaolin - Masjid Sijuk

MASJID SIJUK

Dari destinasi-destinasi yang telah kami kunjungi, sebenarnya ini adalah destinasi prioritas utama. Karena trip ke Belitung kali ini memang buat nemenin si bapak satu ini buat hunting materi video.
Masjid Al Ikhlas atau dikenal juga dengan Masjid Sijuk
Capt by Arif Prabowo
Walaupun jadi tempat terakhir yang di kunjungi tapi inilah pokok pentingya *makanya kalian jangan seneng dulu kalau jadi yang pertama, karena yang terakhir biasanya jadi yang paling penting* *Gha kayaknya lu mabok deh*
Capt by Arif Prabowo
Nama masjid ini adalah Masjid Al-Ikhlas, namun karena bertempat di daerah Sijuk jadi dikenal dengan sebutan Masjid Sijuk. Masjid Sijuk merupakan masjid tertua yang masih ada dan masih asli yang ada di Pulau Belitung. Bentuk bangunan masjid tidak terlalu besar dengan wana cokelat yang mendominasi. Walaupun telah mengalami perbaikan beberapa kali namun desain dan bentuknya tidak merubah dari bentuk aselinya.
Sejarah Singkat Mengenai Masjid Sijuk
Capt by Arif Prabowo
Suasana di masjid ini sangat tenang dan adem. Selepas sholat ashar berjamaah, berbincang sebentar dengan bapak yang biasanya mengurusi masjid, Arif yang sudah siap dengan peralatan ondel-ondelnya mulai mengambil gambar dan video.
Dan saya? Bobo siang dipojokan :)))))))))))) *Gha gha bukannya bantuin temen malah molor*
Vlog In The Making
(Sila mampir ke channel youtube teman saya Arif Prabowo, klik)

Untuk hari kedua ini memang lumayan kejar-kejaran dengan waktu dan cuaca, urutan destinasi dan estimasi kami atur sedemikian supaya semua destinasi yang di targetkan bisa tercapai. Dan hari kedua memang lebih banyak berkendara karena jarak satu tempat ke tempat lain lumayan berjauhan.

Demikianlah serangkain cerita selama di Pulau Belitung dengan destinasi yang beragam; dari Wisata Bahari, Edukasi, Seni, sampai Wisata Rohani.
PAKET KUMPLIT
Tapi selepas dari sini saya masih punya PR. BELUM NYICIPIN MIE ATEP. So, ke Belitung lagi, jangan??

Oiya ini info mengenai tempat penginapan saya selama di Belitung.

Di Homestaynya Bisa Menyewakan Motor Juga Guys

Kamarnya Bersih. Ada TV, AC, Kamar Mandi Dalam, Dapet Handuk Juga. Recommended lah

More Information:
Tiket pesawat PP : Rp 1.582.000 (ini udah untuk 2 orang)
Kapal buat nyebrang dan snorkeling: Rp 400.000 (muat 10 orang)
Alat-alat snorkeling: Rp 30.000 (per orang)
Homestay: Rp 80.000 (per orang)

4 comments:

  1. Kerennn, makasih loh youtubenya udah di promosiin juga huehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-samaa pak. Ready for next trip 😉, jgn kapok trip sm gue

      Delete
  2. Kalian terlihat mesra sekali ya. unch ��

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

About Me

My Photo
Megawati Sriayu Lestari
View my complete profile
pengen kurus tapi doyan makan
pengen putih tapi hobi travelling
But I call this challenge :)))))

Followers

Instagram

EGHA_LESTARI

Popular Posts